DNA App Store: Pelajari DNAmu sendiri!

Jika inti dari sebuah komputer adalah processor, maka inti dari seorang manusia adalah DNA. DNA memuat informasi yang cukup banyak bagi setiap orang, DNA menentukan risiko kesehatan, karakteristik fisik, dan lainnya.

Selama ini, arti dari rangkaian rantai DNA hanya dipahami oleh ahlinya saja. Padahal, jika kita mengetahuinya, kita bisa mempredeksi apa yang akan terjadi hari ini, besok, dan tahun depan, dan apa yang seharusnya kita lakukan.

Satu dari sepuluh terobosan teknologi tahun 2016 yang dilansir oleh technologyreview.com adalah DNA App Store. DNA App Store adalah sebuah aplikasi DNA yang akan memberikan akses informasi genetik secara online. Genom yang ada pada DNA menentukan risiko kesehatan, karakteristik fisik, dan siapa saja yang memiliki pertalian darah dengan kita. Ada tiga perusahaan yang menjadi kunci dalam pembuatan aplikasi ini, yakni Helix, Ilumina, dan Veritas Genetics.

Helix memiliki ide untuk mengambil sampel air liur dari setiap orang yang membeli aplikasi DNA App Store, kemudian menganalisis gennya sehingga bisa digunakan oleh pengembang aplikasi. Bersama dengan Ilumina, Helix yakin mereka bisa menguraikan bagian paling penting dari genom seseorang. Helix sendiri direncanakan akan diluncurkan tahun depan. Pengguna dapat mengontrol data mereka dengan memutuskan siapa yang dapat melihatnya. Sementara itu, Veritas Genetics, yang sudah membuat aplikasi sendiri untuk mengeksplorasi data rangkaian genom manusia, belum memutuskan apakah akan bergabung dengan Helix untuk membuat DNA App Store atau tidak.