Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) Tepi Sawah merupakan lembaga pendidikan dan keterampilan yang terletak di Kampung Cikonjen, Desa Leuweungkolot, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat. LPK memiliki beberapa fasilitas untuk mendukung kegiatan pelatihan seperti komputer, proyektor, mesin jahit, namun belum dimaksimalkan karena kekurangan pengajar. LPK Tepi Sawah bekerja sama dengan Himalkom untuk memberikan pelatihan komputer. Bentuk kerjasama yang dilakukan dengan LPK Tepi Sawah adalah berupa pelatihan penggunaan komputer, mulai dari pengenalan komputer hingga penggunaan aplikasi-aplikasi yang terdapat didalam komputer, seperti aplikasi perkantoran dan aplikasi yang terkait penggunaan internet. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin pada hari minggu.

Pada awalnya, kegiatan ini hanya berfokus pada pemberian pelatihan komputer kepada masyarakat sekitar. Akan tetapi, melihat antusiasme masyarakat sekitar yang positif dan kebutuhan pengajar yang cukup tinggi, kegiatan ini pun berkembang menjadi program turun desa yang diprakarsai oleh Himalkom. Setiap minggunya, mahasiswa Departemen Ilmu Komputer mengadakan kelas-kelas kecil bagi anak-anak usia sekolah dasar yang tinggal di sekitar LPK Tepi Sawah. Sebagai sebuah organisasi keprofesian, implementasi dari ilmu yang diperoleh tidak hanya terbatas di bangku kuliah, tetapi juga perlu diaplikasikan di masyarakat.

Sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang, mahasiswa Departemen Ilmu Komputer dibawah koordinasi Himalkom secara rutin menyelenggarakan kelas-kelas kecil bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama yang tinggal di sekitar LPK Tepi Sawah. Mahasiswa Departemen Ilmu Komputer berperan sebagai relawan pengajar dengan tema materi yang bervariasi setiap minggunya. Materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan isu terkini. Untuk menghindari penyampaian materi yang monoton, materi disampaikan semenarik mungkin melalui berbagai macam media dan permainan.

Contohnya pada tanggal 22 Maret 2015 bertepatan dengan Hari Air Sedunia, tim pengajar LPK dari Himalkom menyampaikan materi tentang cara membuat penyaringan air sederhana. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif, para peserta di ajak untuk melihat sumber mata air di sekitar Desa Leuweungkolot. Hingga saat ini beberapa materi yang pernah disampaikan diantaranya belajar mengenal pulau-pulau di Indonesia, Menggambar dengan cutton buds, belajar calistung, kegiatan mendongeng. Untuk warga desa, diselenggarakan sosialisasi pembuatan biopori untuk meningkatkan resapan air.

Untuk menghindari kejenuhan dari peserta dan pengajar di LPK Tepi Sawah, Himalkom seringkali menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bersifat insidentil, diantaranya adalah pentas seni LPK Tepi Sawah.Dalam rangka menggali potensi di bidang seni dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak LPK Tepi Sawah, diadakanlah acara pentas seni. Anak-anak LPK Tepi sawah mempertunjukkan berbagai macam atraksi seni seperti pembacaan puisi, vokal grup, drama musikal, dan sebagainya. Acara ini dilaksanakan pada malam hari dan menjadi sarana hiburan bagi warga yang tinggal di sekitar LPK Tepi Sawah. Acara ini mendapat dukungan dari masyarakat sekitar yang merupakan orang tua dari anak-anak di LPK Tepi Sawah. Acara pentas seni ini telah terselenggara tiap tahun sejak tahun 2013.